Simak Panduan Lengkap Fidyah untuk Orang Sakit Kronis

Simak Panduan Lengkap Fidyah untuk Orang Sakit Kronis


Penulis: Public Relation PYI
28 Jan 2025
Bagikan:
By: Public Relation PYI
28 Jan 2025
228 kali dilihat

Bagikan:

Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah. Namun, bagi sebagian orang, ada kondisi kesehatan tertentu yang menghalangi mereka untuk berpuasa. Salah satunya adalah orang yang menderita sakit kronis, di mana kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk berpuasa secara normal.

Bagi mereka, ada kewajiban untuk membayar fidyah sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai fidyah untuk orang sakit kronis, serta cara melaksanakannya dengan tepat.

Apa Itu Fidyah?

Fidyah adalah denda atau kompensasi yang dibayarkan bagi seseorang yang tidak bisa menjalankan ibadah puasa karena alasan tertentu, seperti sakit yang tidak dapat sembuh atau usia lanjut. Fidyah berfungsi sebagai pengganti puasa yang tidak dilaksanakan. Dalam hal orang yang sakit kronis, mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa sepanjang Ramadhan, tetapi mereka tetap wajib membayar fidyah sebagai bentuk kompensasi.

Fidyah dihitung dengan memberikan makanan kepada orang miskin. Sebagian besar ulama sepakat bahwa fidyah yang harus dibayar setara dengan satu mud makanan pokok per hari yang ditinggalkan, yang sekitar ¾ liter beras atau makanan sejenis yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Bagaimana Cara Membayar Fidyah untuk Orang Sakit Kronis?

Bagi orang yang menderita sakit kronis, mereka disarankan untuk membayar fidyah dengan memberi makan orang miskin. Makanan yang diberikan berupa bahan pangan pokok seperti beras, gandum, atau kurma. Jumlah yang harus dibayar adalah sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggalkan, dan itu dihitung dari awal hingga akhir bulan Ramadhan.

BACA JUGA:

Namun, membayar fidyah tidak selalu harus langsung memberikan beras atau makanan fisik. Saat ini, banyak lembaga zakat dan organisasi sosial yang menyediakan layanan pembayaran fidyah secara uang. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli makanan dan menyalurkannya kepada orang miskin yang membutuhkan. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan atau yang tidak dapat menemukan penerima fidyah langsung.

Kapan Fidyah Harus Dibayar?

Fidyah wajib dibayar sebelum hari raya Idul Fitri, agar orang yang membayar fidyah tidak melewatkan kewajiban tersebut. Biasanya, fidyah dibayarkan pada akhir bulan Ramadhan, tetapi ada baiknya untuk melakukannya lebih awal. Dengan membayar fidyah lebih awal, bantuan kepada mereka yang membutuhkan bisa segera disalurkan, dan kita pun bisa lebih tenang dalam menjalankan ibadah lainnya.

Nah, Sahabat, ngomongin soal fidyah, sudahkah anda menunaikannya? Tenang, sekarang anda bisa melakukannya dengan mudah melalui Laznas PYI. Selain terpercaya, PYI menawarkan berbagai cara praktis untuk membayar fidyah. anda bisa membayar secara online lewat platform ilovezakat.id, memanfaatkan layanan jemput fidyah, atau langsung datang ke gerai-gerai PYI yang tersebar di berbagai lokasi. Gampang banget, kan? Yuk, jangan tunda lagi, tunaikan fidyah anda sekarang juga!

Penulis: Public Relation PYI
Tags: #4 - Program #34 - Fidyah #178 - BayarFidyah FidyahOnline BesaranFidyah2025

Berita Lainnya

Mitra I Love Zakat
WhatsApp